cuma meminta…
pantas saja, belakangan ini aku merasa lemah tak berdaya, sudah lama aku tak meminta kekuatan dari Sang Maha Daya…
pantas saja, belakangan ini aku tidak bisa apa-apa, sudah lama tak kusiram dgn air mata meminta…
hmm…sudah pernah membuktikan bahwa kita ini memang tidak bisa apa-apa, kecuali hanya Allah yang melakukannya. di setiap apapun yang saya dapatkan, benar-benar saya sadari tidak karena diri ini. mmm…dibilang kebetulan atau keberuntungan, ya tidak sepenuhnya. yang saya tahu ya, cuma apa yang digerakan dan ditujukan oleh Allah. pasrah? bukan itu maksudnya? merasa tidak bisa apa-apa? ya, memang itulah manusia. semua cuma jalan cerita dari script writer terbaik di semesta. ya Tuhan kita.
apa yang ada pada kita. dengan mudahnya bisa diminta lagi oleh-Nya. pasti tentunya, apa yang tidak kita punya, bisa kita minta pada-Nya. setuju? walau tidak bisa cepat. nah, semua ada prosesnya. waktu, yang biasa kita bilang wait and see. (ah bener gak sie?)
benar deh sepertinya. semua kita jangan pernah lupa untuk meminta. serahkan saja semuanya. yakin deh… soalnya, saya baru saja membaca "Ketenangan. itulah buah ketergantungan kita pada Allah. Keberanian. Itulah buah selanjutnya"
teringat kembali kata dari sang kekasih, merasa lemah adalah awal dari kekuatan yang sebenarnya, karena dengan merasa lemah, kita akan bergantung kepada Sang Pencipta.
jadi, kita manusia. maunya apa? caranya?
ingat saja…kita ini kadang lupa kuncinya. ketika sudah tidak bisa, mendesak, atau kepepet istilahnya. baru mau minta. padahal, ini kuncinya, setiap langkah dan waktu yang diberi-Nya, sebenarnya kita dalam kondisi kepepet itu maksudnya.
sekali lagi, maksudnya, bukan berarti tidak andalkan usaha. tapi, ini lagi…
usaha manusia itu prasyarat, hasilnya tinggal menunggu rahmat. Artinya? kamu tahulah…
tambahan, hati ini adalah segalanya…hari ini dan selanjutnya kuletakkan, hanya untuk-Nya…
Yuuk sama-sama…