Cerita tentang masa lalu…

Semua orang
memiliki waktu yang dulu, yang telah berlalu, dengan segala sikap dan prilaku.
Yah, ada yang baik menurutnya dan juga ada yang jika diingat, hal itu memalukan
dan merasa betapa bodohnya. Ibu produserku kemarin dulu (sepulang syuting)
bilang tentang anak nakal, tentang orang baik, tentang penjahat, sampai tentang
ustad. Hehe. Sampai pada satu kata yang selalu kuingat sampai sekarang. “Gw
seneng sama orang yang ‘bekas bandel’”, ibu produser berkata. Menurutku, ya gak
salah, karena pada dasarnya manusia ditakdirkan memiliki potensi nakal, yah
berdosa lah. Syukurlah kalau sudah lewat masanya, dan sekarang pasti tidak akan
melakukannya kembali (depend on the person, pastinya). Terus si ibu-prod juga
pernah bilang ttg ‘nakal-nya telat’. Terbukti kok, dari orang dekatku ada yang
begitu. Dulunya baik, sekarang minta ampyyuuunn deh. Nah, maunya sih, kita bisa
baik sepanjang usia. Tapi dosa, ya pasti ada. Jika kita bersama orang yang
pernah berbuat kesalahan dan ia telah berbenah diri, kita harus mengandalkannya
untuk menjadi petunjuk menghindar diri dari kesalahan yang mutlak.

Berlindung
kepada Allah, untuk segera menegur kita dengan cara sebaik-baiknya dari
kesalahan yang akan dilakukan. Semoga kita terhindar dari segala dosa besar…

Oya, mau
minta maaf sama teman² yang pernah tersinggung dan tersakiti karena mulut yang
sering tidak terkontrol ini. Nah, ini dia nih salah satu ke-nakal-an ku yang
telat. Dulu aku sama sekali diam di kantor, tidak banyak bicara, dan tidak
pernah sekalipun ikut² untuk ngatain orang. Nah, sekarang aku yang paling parah
kalo udah ngecengin orang. Dan balasannya, dimanapun aku berada, selalu menjadi
bulan-bulanan deh. Setiap kata dan sikapku selalu ditangkis dengan
ceng-ceng-an. Huuuhh… tapi pastinya, aku akan mencoba tidak sakit hati, karena
aku tahu inilah yang akan mewarnai hariku, yang akan masuk dalam satu bab
sejarah hidupku…

Leave a Reply